Kerapuhan
Kertas menjadi rapuh dan mudah patah.
Sistem Perawatan Kertas & Buku
Bandingkan alur kerja dekalsifikasi massal, semprot, dan rendam untuk kertas asam, buku, dokumen, dan koleksi arsip.
Tantangan
Kertas asam dapat berubah warna, lemah, dan rapuh seiring waktu. Proyek deasidifikasi dimulai dengan penilaian kondisi, material, dan media karena perawatan dapat memperlambat kerusakan akibat asam tetapi tidak dapat membalikkan kerusakan fisik yang sudah ada.
Kertas menjadi rapuh dan mudah patah.
Menguning dan noda mengurangi keterbacaan dan nilai.
Kerusakan lanjut dapat menyebabkan hilangnya informasi secara permanen.
Kapan Solusi Ini Diperlukan
Alur Kerja Deasidifikasi yang Kami Rekomendasikan
Tinjau kertas, media, jilidan, kondisi, dan tujuan perawatan sebelum pengujian.
Pilih deasidifikasi massal, semprot, atau perendaman sesuai dengan kompatibilitas material dan alur kerja.
Dokumentasikan, bersihkan permukaan, uji, dan siapkan item yang sesuai untuk perawatan terkontrol.
Terapkan proses deasidifikasi yang dipilih sesuai protokol proyek yang terdokumentasi.
Sertakan pembilasan hanya jika perawatan berair yang dipilih dan penilaian material memerlukannya.
Keringkan atau kondisikan material dengan tepat, lalu dokumentasikan dan verifikasi hasil perawatan yang disepakati.
Peralatan yang Direkomendasikan
Peralatan pemrosesan batch untuk deasidifikasi terkontrol pada lembaran lepas dan folio yang kompatibel.
Lihat sistem →
Stasiun kerja tertutup yang mendukung deasidifikasi semprot yang ditargetkan dan aplikasi yang dikendalikan operator.
Lihat stasiun kerja →
Peralatan untuk deasidifikasi perendaman pada buku jilid dan material kertas yang kompatibel.
Lihat sistem →
Dukungan Proyek
Bagikan format koleksi, kondisi, media, volume perawatan, dan kebutuhan alur kerja agar pendekatan dan peralatan dekasidifikasi yang sesuai dapat ditinjau.